Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mencatat sampai Kamis (5/5), rata-rata konsumsi Pertalite selama warga Ibu Kota menuju daerah tujuannya masing-masing untuk berlibur di atas 9 ribu kiloliter (KL) per hari. Sementara rata-rata penjualan harian BBM berkadar RON 90 tersebut 6.950 KL.
Selain itu, konsumsi rata-rata Pertamax hingga hari yang sama juga bertambah sekitar 30 persen mencapai lebih dari 12.800 KL per hari dibandingkan total rata-rata penjualan harian sekitar 9.750 KL.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uniknya, Pertamina tidak mencatat peningkatan penjualan BBM bersubsidi jenis Premium dan Solar selama musim lebaran. Menurut Wianda, konsumsi Premium stabil di kisaran 72 ribu KL per hari. Sementara, Solar hanya terserap 86 persen atau sekitar 30.091 KL dari total rata-rata penjualan harian sebesar 35.173 KL.
Pertamina telah menginstruksikan kepada seluruh pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) pada jalur-jalur yang diperkirakan akan mengalami lonjakan kendaraan, seperti tol Cipularang dan Cipali untuk melakukan penebusan delivery order BBM mulai 1 Mei 2016 dengan jumlah lebih banyak dari kebutuhan normal untuk mengatasi peningkatan kebutuhan tersebut.
Bahkan khusus untuk Bahan Bakar Khusus (BBK) Pertamina telah meningkatkan persediaan seperti stok Pertamax yang biasanya sekitar 290 ribu KL menjadi 330 ribu KL. (gen)