Pada kuartal I 2016, perseroan mengalami pertumbuhan pendapatan sebesar 10 persen dari Rp945,6 miliar menjadi Rp1,04 triliun. Pendapatan terbesar berasal dari pengembangan properti yang meningkat 8,6 persen dari Rp566 miliar jadi Rp615 miliar.
Lihat juga:Summarecon Rilis Proyek Hunian di Karawang |
Selain itu, pendapatan properti investasi juga tumbuh 9,3 persen menjadi sebesar Rp317 miliar dari sebelumnya Rp290 miliar. Adapun, pendapatan lain-lain naik menjadi Rp113 miliar dari periode sebelumnya sebesar Rp89 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andriyanto Pitoyo Adhi, Direktur Utama Summarecon Agung optimistis, meski laba bersihnya turun pada periode tiga bulan pertama ini, namun perolehannya pada kuartal kedua hingga jelang akhir tahun nanti akan tumbuh positif.
Adapun, total aset perseroan pada kuartal I 2016 sebesar 19,53 triliun atau naik dari periode sebelumnya 4,1 persen sebesar Rp 18,76 triliun. Untuk diketahui, laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp2. Angka ini turun jauh dari periode sebelumnya sebesar Rp17.