Maqin U Norhadi, Kepala Eksekutif Bank Mandiri Wilayah Jawa Tengah dan DIY Kredit mengatakan, kredit investasi tersebut akan dikucurkan khusus kepada pemegang maupun calon pemegang waralaba apotek K24.
Kredit itu, di antaranya akan mengalir untuk pembukaan apotek baru, pengalihan apotek yang sudah berjalan (existing), termasuk untuk penggantian aset apotek yang ada. Kredit ini akan mendukung kemudahan masyarakat dalam memperoleh akses dan layanan kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kredit investasi untuk perluasan jaringan waralaba, bank pelat merah tersebut juga bekerja sama dengan K24 dalam hal sistem pembayaran. Masyarakat dapat membayar tagihan listrik PLN di lebih dari 353 jaringan apotek K24.
"Masyarakat kini dapat menggunakan kartu debit Mandiri atau kartu prabayar e-money di Apotek K24 serta bertransaksi e-commerce melalui situs online apotek K24," tutur dia.
Perseroan juga selanjutnya akan menempatkan mesin perekam data elektornik (EDC) di seluruh apotek K24 dan turut menempatkan mesin kasir otomatis (Automated Teller Machine/ATM) di toko jaringan waralaba apotek K24. (bir/gen)