Hendi Prio Santoso, Direktur Utama PGN mengemukakan usul tersebut telah dibicarakan dengan Kementerian BUMN selaku pemegang saham mayoritas perusahaan. Sementara kepada investor publik, penjelasan akan disampaikan melalui roadshow bersamaan dengan penawaran saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (rights issue).
“Rights issue itu nanti hasilnya akan ditukar guling dengan kepemilikan Pertagas dari PT Pertamina (Persero), ini merupakan salah satu opsi pembentukan holding BUMN energi,” ujar Hendi, Rabu (11/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, kata Hendi, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan rights issue jika memang diputuskan menjadi salah satu alternatif melebur ke dalam Pertamina.
“Itu salah satu opsi dari Menteri BUMN juga. Mohon bersabar dulu, karena mekanisme detilnya belum final. Nanti pada waktunya pasti ada dari kementerian dan perusahaan terkait menyampaikan keterbukaan informasi atas saham publik itu,” jelasnya. (gen)