Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan kredit tersebut mengalir melalui jaringan bisnis di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 994 cabang mikro, 1427 unit mikro dan 652 kios mikro.
“Dari jumlah tersebut, hampir 56 persen jaringan mikro Mandiri berada di luar Pulau Jawa,” tutur Rohan dalam keterangan resmi, Rabu (11/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari target tersebut, Bank Mandiri mengalokasikan KUR sebesar Rp6,5 triliun untuk sektor ritel dan Rp6 triliun untuk pelaku usaha mikro. Sisanya, KUR sebesar Rp500 miliar dikhususkan bagi tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Sejauh ini, bidang usaha perdagangan masih mendominasi penyerapan kredit Bank Mandiri, yakni hampir 77 persen dari total kredit mikro yang tersalurkan. Sementara berdasarkan wilayah, aloaksi kredit Bank Mandiri paling banyak mengalir ke Provinsi Jawa Timur, yakni sebesar Rp851,6 miliar kepada 19.165 debitur.