Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Hemi Pamuraharjo menjelaskan, pendaftaran secara online dibuka mulai hari ini sampai 12 Juni 2016 mendatang.
“Untuk masyarakat yang melakukan pendaftaran online, jangka waktu verifikasi dokumen maksimum 3 hari, apabila pendaftar tidak melakukan verifikasi maka slot kuota akan dilepas dari booking online dan diharuskan mendaftar ulang,” jelas Hemi, dikutip Jumat (13/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, kuota tersebut dibagi untuk arus mudik sebanyak 8.400 sepeda motor dengan 16.800 penumpang. Sementara untuk arus balik sebanyak 3.600 sepeda motor dengan 7.200 penumpang. Menurut perhitungannya, jumlah kuota sepeda motor mengalami kenaikan sebesar 275 persen dibandingkan 2015 yaitu sebanyak 3.200 sepeda motor.
Hemi melanjutkan, apabila pemudik berminat menitipkan sepeda motornya untuk diantarkan ke kampung halaman oleh pemerintah. Nantinya kendaraan roda dua tersebut akan diberangkatkan pada 1 Juli 2016 melalui Kantor Bulog Divisi Regional I Kelapa Gading Jakarta Utara.
“Sementara penumpangnya berangkat 2 Juli 2016 berkumpul di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Sedangkan untuk arus balik, sepeda motor diberangkatkan dari kota tujuan pada 16 Juli 2016 dan penumpangnya pada 17 Juli 2016,” kata Hemi.
Selain menyediakan program mudik gratis dengan menggunakan moda angkutan jalan, Kemenhub telah lebih dulu membuka pendaftaran mudik gratis pengguna sepeda motor dengan kereta api pada 8 Maret 2016 sampai 6 Juni 2016.
Jika pada 2015 lalu, kuota subsidi angkutan mudik motor gratis menggunakan angkutan kereta api sebesar 9.900 motor, Hemi menyebut tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 15.834 motor.
Selanjutnya pada lintas selatan 1 dimana kereta api akan berhenti di stasiun Purwokerto, stasiun Kroya, stasiun Gombong, stasiun Kebumen dan mengakhiri perjalanan di stasiun Kutoarjo.
Sedangkan lintas terakhir yaitu lintas selatan 2 dimana kereta api akan berhenti di stasiun Lempuyangan, stasiun Klaten, stasiun Solojebres, stasiun Madiun, stasiun Kertosono, dan Stasiun Kediri.
“Program mudik gratis ini secara rutin dilakukan Kemenhub untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan di jalan selama masa penyelenggaraan Angkutan Lebaran,” jelasnya. (gen)