Presiden Direktur Citilink Indonesia, Albert Burhan menjelaskan, tambahan penerbangan diajukan ke kemenetrian Perhubungan terutama untuk rute-rute padat, seperti dari Jakarta ke Yogyakarta, Medan, Padang, dan Denpasar (pulang-pergi).
“Penerbangan tambahan ini mulai berlaku pada puncak arus mudik Lebaran, yaitu dari tanggal 2 - 14 Juli 2016,” jelas Albert di Jakarta, Minggu (22/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia merinci, untuk rute Jakarta – Padang yang biasanya terbang empat kali sehari akan bertambah dua penerbangan ekstra menjadi enam kali penerbangan. Sementara untuk rute Jakarta – Denpasar, dari enam kali penerbangan sehari menjadi delapan kali penerbangan.
“Citilink memperkirakan lonjakan arus mudik dan arus balik pada Lebaran kali ini, justru dapat terjadi jauh hari sebelum puncak arus mudik, mengingat kondisi angkutan udara pada musim lebaran saat ini,” tutur Albert.
Dia menerangkan, saat ini total armada Citilink berjumlah 42 pesawat yang terdiri dari 37 pesawat Airbus A320 dan lima pesawat Boeing 737-500.
Kementerian Perhubungan mencatat total penumpang [esawat selama libur lebaran 2015 sebanyak 17,45 juta penumpang, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya 17,73 juta penumpang. (ags)