Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan BEI menyatakan, dari 11 calon emiten yang mengajukan IPO di semetser I 2016, sebanyak tujuh proposal calon emiten sejauh ini masih diproses oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"(Ketujuh calon emiten itu) sudah daftar Januari sampai Maret kemarin," ujar Samsul di Jakarta, Senin (23/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk BUMN belum, mungkin BUMN (baru IPO) semester II ya," jelasnya.
Sebelumnya pada pekan lalu, PT Cikarang Listrindo Tbk menawarkan 1,68 miliar lembar sahamnya ke publik atau 10 persen dari jumlah modal yang disetor perseroan. Perusahaan listrik swasta itu menawarkan sahamnya pada kisaran harga Rp1.430-Rp1.970 per lembar selama masa penawaran awal IPO.
Jumlah saham yang ditawarkan Cikarang Listrindo turun dari rencana sebelumnya di prospektus perusahaan, yakni sebesar 15 persen atau 2,55 miliar saham. Dengan demikian, target dana yang didapat pun dipangkas dari rencan aawal Rp5,02 triliun menjadi Rp3,15 triliun.