Sardjito, Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK menjelaskan mayoritas ketentuan yang dilanggar 14 emiten itu adalah karena tidak memenuhi rasio keuangan yang dipersyaratkan regulator.
"Utang tidak boleh lebih dari 45 persen dan pendapatan maksimal 10 persen yang non syariah," ujar Sarjito di Jakarta pada Rabu (25/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga saat ini total emiten DES sampai periode sekarang berjumlah 321 emiten," jelasnya.
Berikut daftar 14 emiten yang dicoret dari daftar DES oleh OJK:
- PT Mahaka Media Tbk
- PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk
- PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk
- PT Tirta Mahakam Resources Tbk
- PT Golden Eagle Energy Tbk
- PT Smartfren Telecom Tbk
- PT Gajah Tunggal Tbk
- PT Perdana Karya Perkasa Tbk
- PT Mega Manunggal Property Tbk
- PT Media Nusantara Citra Tbk
- Pt Fajar Surya Wisesa Tbk
- PT Dwi Aneka Jaua Kemasindo Tbk
- PT Singleterra, Tbk
- PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk.
Sementara daftar emiten yang baru masuk DES Periode I 2016 adalah:
- PT Pudjiadi Prestige Ltd Tbk
- PT Sarana Meditama Meteopolitan Tbk
- PT Mitra Pemuda Tbk
- PT Krakatau Steel Tbk
- PT Centris Multipersada
- PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk
- PT Nipress Tbk
- PT Berlina Tbk
- PT Indal Alumunium Industry Tbk
- PT Kino Indonesia Tbk
- PT Trans Power Marine Tbk
- PT Alumindo Light Metal Industry Tbk
- PT Inti Bangun Sejahtera Tbk
- PT Budi Starch and Sweetener Tbk
- PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk
- PT Dua Putra Utama Makmur Tbk
- PT Anabatic Technologies Tbk
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
- PT Tembaga Mulia Semanan Tbk
- PT Indonesia Pondasi Raya Tbk
- PT J Resources Asia Pasifik
- PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk
- PT Surya Citra Media Tbk
- PT Ateliers Mecaniques D'Indonesia Tbk
- PT Intermedia Capital Tbk
- PT XL Axiata Tbk