Direktur Keuangan Ciputra Development Tulus Santoso Brotosiswojo menyatakan DIRE baru akan ditawarkan kepada investor jika PPh dan BPHTB sudah diturunkan pemerintah daerah.
"Asal semua infrastruktur siap dan ada investor. Ini kan yang penting investornya yang ada, harus tes pasar dulu. Kemungkinan paling realistis tahun depan," ujar Tulus, Senin (30/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara imbal hasil atau yield dari instrumen DIRE di Indonesia, Tulung menghitung saat ini angka yang bisa ditawarkan perusahaan properti penerbitnya masih kurang menarik di mata investor. Surat Utang Negara (SUN) disebutnya masih memberikan imbal hasil yang lebih besar ketimbang DIRE.
"Sekarang yield SUN sekitar 8 persen. Kalau yield DIRE masih kurang dari 8 persen, ya investor pilih SUN saja atau deposito. Kita ini kan bersaing dengan sesama instrumen investasi di pasar," ungkapnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, imbal hasil SUN sendiri sudah pasti bakal dibayarkan pemerintah karena negara yang bertanggung jawab. Berbeda dengan DIRE, di mana berbentuk seperti saham yang imbal hasilnya bisa naik dan turun.