"Ekspor kami harapkan bisa tumbuh positif meskipun hanya 0,1 persen" tutur Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (6/6).
Menurut Bambang, pemerintah berupaya agar ekspor nasional bisa tetap tumbuh agar berdampak positif pada perekonomian. Tahun lalu, ekspor barang dan jasa Indonesia tumbuh negatif sebesar minus 2 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya pertumbuhan positif impor diperlukan karena ini akan mendorong investasi Indonesia," ujarnya
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor barang Indonesia sepanjang Januari-April 2016 turun 13,63 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi US$45,05 miliar. Sedangkan impor Januari-April 2016 juga turun 13,44 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi US$42,72 miliar. (gen)