Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan dalam situsnya merinci, kelima varian surat utang yang akan diterbitkan besok adalah seri SPN031600908 (tenor tiga bulan), SPN12170608 (tenor setahun), FR0053 (lima tahun), FR0056 (10 tahun) dan FR0073 (15 tahun).
Untuk dua seri SPN merupakan obligasi jangka pendek dengan tingkat kupon diskonto. Sedangkan untuk seri FR akan diganjar bunga secara berurutan 8,25 persen, 8,37 persen, dan 8,75 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pemerintah meningkatkan penarikkan utang dari pasar obligasi sebesar Rp57,75 triliun guna mengantisipasi risiko pelebaran defisit fiskal tahun ini. Dengan demikian, target penerbitan surat berharga negara (SBN) naik 17,7 persen menjadi Rp384,98 triliun dari rencana awal sebesar Rp327,2 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.
"Target penerbitan SBN (neto) pada RAPBNP tahun 2016 tersebut telah memperhitungkan juga realisasi penerbitan SBN dalam rangka pre-funding yang dilaksanakan di pasar internasional dan pasar domestik pada bulan Desember 2015," jelas pemerintah dalam Nota Keuangan dan RAPBNP 2016.
(ags/gen)