Kontrak lima ruas jalan tol yang diteken meliputi jlan tol Manado-Bitung (39 kilometer), jalan tol Balikpapan-Samarinda (99 kilometer), jalan tol Pandaan-Malang (37 kilometer), jalan tol Serpong-Balaraja (30 kilometer), dan jalan tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (180 kilometer).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menjelaskan hampir seluruh proyek jalan tol tersebut merupakan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Kecuali untuk ruas tol Terbanggi Besar—Kayu Agung, itu merupakan bagian dari penugasan pemerintah keapda PT Hutama Karya (Persero) untuk membangun jalan tol Transumatera.
"Ruas-ruas jalan tol yang akan membentang sepanjang 390 kilometer di Pulau Jawa-Sumatera-Kalimantan-Sulawesi ini memiliki total nilai investasi sebesar Rp48,8 triliun," jelas Darmin di Istana Kepresidenan, Kamis (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, pencapaian dari seluruh proyek tersebut merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan di bidang infrastruktur.
Sementara untuk ruas tol Manado-Bitung senilai Rp8,7 triliun, penenangnya adalah konsorsium Jasa Marga, Wijaya Karya, dan PT PP.
Kemudian untuk ruas tol Pandaan-Malang senilai Rp2,9 triliun, konsorsium Jasa Marga PTPP dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) menjadi pemenangnya.
Terakhir ruas tol Serpong-Balaraja dimenangkan oleh konsorsium PT Bumi Serpong Damai, PT Astratel Nusantara dan PT Transindo Karya.
(ags/gen)