Proyek PLTU 3 Banten Lontar dibangun di atas lahan seluas 94 hektar dengan tiga unit pembangkit berkapasitas masing-masing 315 megawatt sehingga total kapasitas tenaga listrik yang dihasilkan 945 MW. PLTU ini merupakan bagian dari Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit 10.000 MW yang didasarkan pada Perpres Nomor 71 tahun 2006.
"Terus di Banten apa masih ada desa yang belum teraliri listrik? Di Banten bagian selatan. Saya perintahkan agar masuk ke desa-desa yang belum ter-list," ujar Jokowi ketika menghadiri prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) PLTU Lontar di Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, Jumat (10/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta agar penyediaan listrik harus dipercepat guna mengantisipasi pemadaman listrik massal.
Dia kembali meminta percepatan pengadaan listrik 35 ribu Megawatt di seluruh Indonesia. Mantan Wali Kota Solo ini menuturkan, listrik juga dibutuhkan anak-anak dan usaha mikro, tidak hanya dibutuhkan usaha-usaha makro di daerah.
"Banyak anak-anak malam hari mau belajar tapi tidak ada listrik. Anak jadi enggak pintar, ini yang pemerintah tidak mau," kata dia.
PLTU Lontar merupakan proyek yang digarap PT PLN (Persero) bersama pengembang swasta dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi sebagai salah satu perwujudan Nawacita Pemerintahan Jokowi-JK. (ags/ags)