Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menyatakan, mayoritas bursa Asia kembali terkoreksi pada akhir pekan kemarin. Salah satu faktor yang membuat laju pergerakan bursa Asia tertekan adalah harga minyak yang kembali melemah pada akhir pekan hingga 1,1 persen. Adapun, bursa Eropa terperosok cukup dalam dengan mayoritas bursa mendekati 2 persen.
Pada awal pekan ini, Lanjar memprediksi IHSG berada dalam rentang support 4.825 dan resisten 4.920.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, analis PT Asjaya Indosurya William Surya Wijaya memprediksi IHSG akan bergerak positif dengan rentang support 4.856 dan resisten 4.945. Menurutnya, tingginya arus modal asing menunjukkan IHSG dapat menembus level resisten 4.945.
“Di sisi lain juga hal tersebut ditunjang terapresiasinya rupiah walau kondisi jelang lebaran, di mana biasanya terdapat peningkatan kebutuhan valas,” kata William dalam riset, dikutip Senin (13/6). (gen)