Bukan cuma kartu kredit saja, bank yang masuk kelompok Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II ini bahkan tengah mempersiapkan diri untuk menawarkan layanan internet banking kepada nasabahnya.
"Rencananya, kami mengajukan layanan internet banking ke OJK pada September nanti dan kartu kredit pada Desember tahun ini," ujar Wahyu Dwi Aji, Direktur Utama Bank Capital, Senin (27/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bank Capital Bantah Diakuisisi Bank MNC |
"Strategi co-branding jauh lebih efisien dibandingkan dengan menerbitkan kartu kredit sendiri. Karena operasionalnya tidak di kami. Kami hanya perlu market dan brand-nya saja," tutur dia.
Dari sisi layanan perbankan, saat ini Bank Capital telah memiliki mesin Electronic Data Capture (EDC) yang disediakan untuk layanan internal Bank Capital, dan layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang terhubung dengan layanan sistem milik ATM Bersama.
Bank Capital juga telah memberikan fasilitas kemudahan kepada nasabahnya saat melakukan transaksi antar bank. "Kami juga buat program giro bebaskan transaksi setoran kliring. Kalau bank lain kan harus bayar. Lalu soal pembayaran kartu kredit, nasabah dan calon nasabah hanya kena Rp2.500," jelasnya.
Selain mengembangkan bisnis internet banking untuk meningkatkan layanan kepada 75.000 nasabah, perseroan juga menargetkan pembukaan 10 kantor cabang baru di luar DKI Jakarta. Sehingga, akhir tahun nanti, jumlah kantor cabang Bank Capital mencapai 71 unit.