"Ini hari pertama Duta Intidaya mencatatkan saham sebagai emiten ke-7 di 2016 dengan kode DAYA," ujar Presiden Direktur Duta Intidaya, Lilis Mulyawati, Selasa (28/6).
Pemegang lisensi tunggal merek Watsons di Indonesia tersebut menerbitkan sebanyak 478.041.000 saham baru atau sebesar 23 persen dari modalnya setelah Penawaran Umum. Sebagai informasi, PT Trimegah Securities Tbk telah ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek (lead underwriter).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan pertamanya hari ini, saham DAYA dibuka naik 11 poin (6,11 persen) ke level Rp 191 per lembar saham.
Menurut Direktur Duta Intijaya, Sukarnaen Suwanto, sebesar 35 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk pembayaran utang. Sementara 65 persen dana akan dialokasikan untuk pembukaan gerai baru yang akan dilakukan perusahaan tahun ini.
"Pelunasan pinjaman sebetulnya. Secara struktural kami sudah tahan pinjaman di level yang cukup rendah. Utang kami Rp29,14 miliar. Itu kami dapat dari HSBC, jadi hanya satu sumber," terangnya.