"Hal ini sudah lama hilang. Bekerja banyak tapi di sektornya sendiri-sendiri. Illegal fishing lalu lalang di perairan kita bertahun-tahun tidak pernah dijamah hukum," kata Jokowi di Istana Negara, Rabu (29/6).
Dia berpendapat, ego sektoral yang selama ini terjadi menjadi pintu masuk illegal fishing di Indonesia. Setidaknya ada 7 ribu kapal setiap harinya masuk perairan Indonesia dan menangkap ikan secara ilegal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap ikan-ikan hasil laut Indonesia bisa memberikan nilai tambah ketika dijual ke luar negeri, atau industrinya bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak.
"Stok ikan laut meningkat, manfaatkan sehingga industri perikanan disiapkan betul dan meningkatkan kesejahteraan nelayan, memenuhi konsumsi ikan lokal, dan mendatangkan devisa ekspor," kata Jokowi.
Namun ia mengingatkan, bahwa untuk bisa menggairahkan industri perikanan modern juga perlu didukung infrastruktur memadai. Sehingga pemerintah pusat perlu bekerja sama dengan pemerintah daerah menyiapkan lahan industri dan mendatangkan investasi.
"Peluang di sektor industri perikanan sangat besar sekali. Kita tidak hanya menjaga laut tetapi juga memanfaatkan sumber daya laut untuk kesejahteraan bersama," ucapnya. (gen)