Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, surplus NPI tercipta berkat selisih nilai ekspor dengan impor yang semakin melebar pada bulan lalu. Nilai ekspor Indonesia pada Juni 2016 tercatat sebesar US$12,92 miliar, meningkat 12,18 persen dibanding dengan ekspor bulan sebelumnya US$11,51 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala BPS Suryamin mengatakan, meningkatnya surplus neraca perdagangan Indonesia berkat kinerja ekspor yang membaik pada Juni lalu. Dia mengatakan, nilai ekspor Juni yang sebesar US$12,92 miliar merupakan yang terbesar sejak Juli tahun lalu.
"Kalau kita lihat ekspor Juni ini paling tinggi sejak Januari 2016, bahkan sejak Juli 2015 yang tercatat US$11,4 miliar," tutur Kepala BPS Suryamin di kantornya, Jumat (15/7). (ags)