Direktur Utama BEI Tito Sulistio menyatakan, semua telah dipilih berdasarkan untuk nantinya ditetapkan oleh Kementrian Keuangan (Kemenkeu). Nantinya, pihak yang telah ditentukan sebagai penampung dana repatriasi akan ditanya oleh Kemenkeu terkait ketersediaan mereka.
"Mereka ditanya ketersediaannya, apakah bersedia. Karena kan laporan detail," ujar Tito, Senin (18/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Laba usaha juga kami lihat kondisinya bagaimana, lalu tidak pernah kena suspensi. Nah kalau untuk manajer investasi kami lihat dana kelolaannya, tetapi saya tidak hitung berapa, ada di PMK sebentar lagi akan diumumkan," kata Nicky.
Bank:
1. Bank Central Asia
2. Bank BRI
3. Bank Mandiri
4. Bank BNI
5. Bank Danamon
6. Bank Permata
7. Maybank Indonesia
8. Pan Indonesia
9. CIMB Niaga
10. Bank UOB
11. Citibank
12. The Hongkong and Shanghai Bank
13. Bank DBS
14. Standard Chartered
15. Deustche Bank AG
16. Bank Mega
17. BPD Jabar dan Banten
18. Bank Bukopin
19. Bank Syariah Mandiri
Manajer Investasi:
1. Schroder Investment Management Indonesia
2. Eastspring Investment
3. Manulife Aset Manajemen
4. Bahana TCW
5. Mandiri Manajemen Investasi
6. BNP Paribas Investment
7. Batavia Prosperindo Aset Manajemen
8. Danareksa Investment
9. BNI Asset Management
10. Panin Asset Management
11. Ashmore Asset management
12. Sinarmas Asset management
13. Trimegah Asset management 14. Syailendra Capital
15. PNM Investment Management
16. Ciptadana Asset Management
17. Bowsprit Asset Management
18. Indosurya Asset Management
Perusahaan Sekuritas:
1. Sinarmas Sekuritas
2. Panin Sekuritas
3. CLSA Indonesia
4. Mandiri Sekuritas
5. CIMB Securities
6. Trimegah Sekuritas
7. RHB
8. Daewoo
9. Bahana
10. IndoPremier
11. UOB Kay Hian
12. BNI Sekuritas
13. Sucorinvest Central Gani
14. Danpac
15. Panca Global
16. MNC Securities
17. Pacific Capital
18. Mega Capital
19. Pratama Capital (gir/gen)