"Kita melalui TPPM tengah menyusun rencana kerja, meliputi pengalihan daya, kontrak kerja, sistem operasi, sistem keuangan, dan sistem IT. Ini diperlukan untuk melihat kesiapan proses transisi agar lancar nanti," jelas Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, Selasa (19/7).
Sejumlah langkah tersebut, menurut Wianda, akan dilakukan Pertamina guna mengoptimalkan pengelolaan Blok Mahakam yang investasinya mencapai US$2 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kia koordinasi untuk pengadaan drilling rigs, barang dan jasa penunjang yang dibutuhkan untuk pengeboran, serta mempersiapkan perizinan lain yang dibutuhkan saat pengeboran nanti," jelas Wianda.
Adapun produksi Blok Mahakam di bawah komando Total saat ini mencapai 1.572 barel setara minyak per hari (bsmph), turun dari sebelumnya 1.611 bsmph. (ags)