Bambang tidak terlalu sukses menjalankan tugas sebagai bendahara negara, yang bertanggung jawab mengatur strategi pencapaian target pertumbuhan ekonomi, serta memastikan kas negara terisi terlepas dari kondisi perekonomian di luar negeri.
Putra dari Sumantri Brodjonegoro, Mantan Menteri Pertambangan ke-5 di era Presiden Soeharto lebih banyak menghabiskan kariernya sebagai akademisi Universitas Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Dekan Fakultas Ekonomi pada 2009.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama dua tahun lebih Bambang menjabat sebagai menteri, target penerimaan negara belum pernah tercapai dengan alasan lesunya perekonomian Indonesia yang terpengaruh dengan kondisi perekonomian dunia. Terakhir, ia menyelesaikan pondasi fasilitas pengampunan pajak melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 untuk mempermudah tercapainya target penerimaan negara. (gen)