Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan Kalbe Farma Vidjongtius menuturkan, dana tersebut sebagian besar digunakan untuk membangun gudang baru perusahaan di Cikarang. Saat ini, gudang tersebut masih dalam tahap proses pembangunan dan ditargetkan dapat rampung dua hingga tiga tahun mendatang.
"Kami menggunakan 60 persen capex untuk membangun gudang di Cikarang, selain itu 30-40 persen digunakan untuk pembiayaan pengembangan pabrik di Sukabumi dan Cikampek," kata Vidjongtius, Senin (1/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai akhir Juni 2016, Kalbe Farma juga telah membukukan penjualan bersih Rp9,55 triliun. Angka tersebut naik 9,6 persen dari sebelumnya Rp8,71 triliun.
Sepanjang tahun ini, Kalbe Farma menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 10 persen dibandingkan realisasi tahun lalu. Sementara laba bersih dibidik tumbuh sampai 15 persen. (gen)