Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Konsumer BRI Sis Apik Wijayanto dengan CEO Union Pay International Mr. Cai Jianbo, Senin (1/8).
Dalam mekanismenya, wisatawan mancanegara yang menggunakan transaksi pembayaran dan penyimpanan dana di Union Pay dapat langsung menarik uang melalui 22.792 mesin ATM dan 213.198 EDC merchant milik BRI yang tersebar di seluruh Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harapkan, kerja sama ini memberi kenyamanan pada wisman, karena dapat langsung menggunakan kartu Union Pay melalui ATM BRI. Kami meyakini ini akan membantu wisman, terlebih bila mesin-mesin ATM ini dapat ditemukan di tempat-tempat wisata," ujar Sis Apik, Senin (1/8).
Kejar Target Transaksi
BRI menyatakan siap mengejar target 20 ribu transaksi Union Pay melalui mesin-mesin ATM BRI hingga akhir tahun ini. Secara total, kata Sis Apik, perseroannya mencatat sudah membukukan 18.733 transaksi mulai dari Januari sampai Juni 2016.
"Sebanyak 18.733 transaksi Union Pay melalui mesin ATM BRI dilakukan untuk penarikan tunai sekitar 16 ribu transaksi dan sisanya untuk pengecekan saldo. Dari total 18.733 transaksi ini tercatat, penarikan uang tunai telah menembus Rp25,43 miliar," terang Sis Apik.
Secara rinci tercatat, pada Januari terjadi 55 transaksi dengan nilai total sebesar Rp50,95 juta. Februari terjadi 127 transaksi dengan nilai total sebesar Rp110,85 juta. Kemudian pada Maret terjadi penurunan menjadi 110 transaksi dengan nilai mencapai Rp88,1 juta.
Peningkatan yang signifikan terjadi di Juni hingga dua kali lipat, menurut Sis Apik karena wisman yang datang ke Indonesia meningkat cukup drastis sehingga membuat jumlah transaksi beserta nilai transaksi meningkat tajam.
"Dengan kami menargetkan 20 ribu transaksi ini tentu dapat menambah fee based income perseroan mencapai target, yakni Rp11,1 triliun," tutup Sis Apik.