AP II Ancang-ancang Bangun Terminal 4

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Kamis, 04/08/2016 11:50 WIB
AP II Ancang-ancang Bangun Terminal 4 Terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta belum juga beroperasi, namun PT Angkasa Pura II (Persero) sudah berancang-ancang untuk melanjutkan perluasan bandara hingga Terminal 4. Bahkan, berbarengan dengan perluasan tersebut, AP II ingin sekaligus merevitalisasi bandara yang sudah ada saat ini (existing), yakni Terminal 1 dan 2. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta belum juga beroperasi, namun PT Angkasa Pura II (Persero) sudah berancang-ancang untuk melanjutkan perluasan bandara hingga Terminal 4. Bahkan, berbarengan dengan perluasan tersebut, AP II ingin sekaligus merevitalisasi bandara yang sudah ada saat ini (existing), yakni Terminal 1 dan 2.

Komisaris Utama AP II Rhenald Kasali mengungkapkan, sebaiknya, Terminal 4 Soekarno-Hatta segera dibuat sebelum terlambat dalam menghadapi lonjakan penumpang pesawat di Tanah Air. "Ini harus segera dibangun agar bisa mengurangi beban penggunaan jalan darat. Dan, jangan sampai (terlambat persiapan) menghadapi lonjakan penumpang," ujarnya, Rabu (3/8).

Saat ini, Rhenald menuturkan, pembangunan Terminal 4 Bandar Udara Soekarno-Hatta masih dalam tahapan diskusi dan pembuatan desain. Ia memproyeksikan, realisasi bandara tambahan di kawasan Bandar Udara Soekarno-Hatta tersebut membutuhkan waktu paling sedikit empat tahun.


Sementara, untuk Terminal 1 dan 2, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama AP II Djoko Murdjatmodjo bilang, revitalisasi akan dilakukan secara bertahap. Adapun, Terminal 1 akan direvitaliasi tahun ini, dan Terminal 2 dimulai tahun 2017 mendatang.

Menurut dia, perseroan menggunakan istilah revitalisasi lantaran bangunan Terminal 1 dan 2 tidak dibongkar, melainkan hanya akan diperluas agar bisa menampung lebih banyak penumpang. Selain itu, alasan tidak dilakukan pembongkaran karena bangunan Terminal 1 dan 2 masuk tipe heritage yang perlu dilestarikan.

"Kami pertahankan disain luarnya, karena heritage (warisan). Tapi, kapasitasnya kami tingkatkan," katanya.

Saat ini, baik Terminal 1 dan 2 hanya bisa menampung masing-masing 9 juta penumpang per tahun. Setelah direvitalisasi, dua terminal itu akan bisa menampung masing-masing 18 juta penumpang per tahun. Ditambah dengan kapasitas Terminal 3 yang mampu menampung 25 juta penumpang, maka nantinya bandara Soekarno-Hatta akan bisa melayani 61 juta penumpang setiap tahunnya.

Runway Diperbanyak

Tak hanya membenahi terminal, AP II juga berencana untuk menambah landasan pacu (runway) baru di Bandara Soekarno-Hatta. Proses pembebasan lahan untuk pembangunan runway baru akan selesai pada akhir tahun ini. Adapun, untuk lokasi pembangunan, AP II akan menggunakan lahan di bagian utara dari landasan yang ada saat ini.

"Runway dibuat untuk mengurangi inefisiensi, karena jika pesawat terlalu lama antre bisa menggunakan bahan bakar yang banyak," tutur Rhenald.

Djoko menambahkan, landasan yang akan dibuat tak akan jauh berbeda dengan landasan yang sudah ada sekarang. Panjang landasan akan berkisar pada 3600 meter dan itu bisa dilalui oleh pesawat jenis apapun. "Panjang dan lebarnya sama, semua pesawat yang ada bisa ditampung oleh landasan itu," pungkasnya. (bir/bir)