Salah satu perusahaan asuransi umum, PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) pun turut mengubah strategi dalam menjalankan bisnisnya. Anak usaha Bank Danamon itu kini memanfaatkan layanan digital dalam menggaet nasabah yang selama ini dilakukan secara konvensional.
Digital dan Alternative Distribution Manager Adira Insurance Jonathan David Nandana mengatakan Adira Insurance melihat potensi pertumbuhan layanan berbasis teknologi yang pesat dari waktu ke waktu, oleh sebab itu perseroan akan fokus mengembangkan layanan aplikasi digital dan tenaga pemasaran Adira Insurance lebih berorientasi teknologi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski nominalnya belum besar, Direktur Utama Adira Insurance Indra Baruna optimistis pertumbuhan volume transaksi melalui layanan tersebut akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan transaksi digital.
Tahun ini, Adira Insurance menargetkan pertumbuhan pengguna aplikasi mobile untuk produk andalan yang dipasarkan melalui internet. "Penggunaan aplikasi Medicilin itu sekarang 20 ribu, kami inginnya melipat 3,5 kali lipat dari sekarang, paling tidak ada 100 ribu user baru," ujar Indra.
Indra mengatakan, dengan memanfaatkan layanan digital Danamon mampu meningkatkan efisiensi perusahaan. Pasalnya perusahaan tidak perlu menghabiskan dana untuk membuka kantor cabang untuk melakukan ekspansi. Indra menyebut sebelum era digital Adira Insurance membutuhkan setidaknya 100 kantor cabang baru untuk memasarkan produknya di Indonesia.
Namun, inovasi layanan digital tersebut diprediksi juga akan menggerus peran agen asuransi konvensional mengingat kini perusahaan hanya perlu memanfaatkan koneksi internet dan perangkat begerak yang dipakai konsumen untuk berkomunikasi.
Kendati demikian Indra memastikan peran agen asuransi konvensional masih tetap memiliki peran dalam bisnis asuransi. Agen asuransi masih dibutuhkan oleh nasabah saat proses konsultasi produk-produk asuransi yang dianggap memiliki definisi dan manfaat yang kompleks.
Meski melakukan efisiensi melalui digitalisasi, namun Indra memastikan Adira Insurance tidak akan melakukan pemangkasan jumlah pegawainya.
"Beban operasional sama saja, tidak akan berkurang. Tapi produktivitas pegawai bisa kita naikkan dengan teknologi," ujarnya. (gir)