Seperti dilansir dari Reuters, indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik kecuali Jepang naik 0,1 persen, berada di dekat level tertinggi satu tahun yang dicapai pada hari sebelumnya. Indeks Nikkei N225 Jepang turun 0,6 persen terseret kenaikan yen.
Bursa Wall Street AS naik pada perdagangan Selasa setelah sesi yang kuat untuk pasar saham Eropa, dengan Indeks DAX Jerman melompat 2,5 persen ke level tertinggi 2016 karena pendapatan yang kuat dari perusahaan reasuransi Munich Re dan grup telekomunikasi Altice.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah data tenaga kerja AS yang kuat minggu lalu, kami berada di tempat yang baik di mana ekonomi AS tampaknya baik-baik saja. Sementara kemungkinan kenaikan suku bunga The Fed dalam jangka dekat masih relatif kecil," kata Hirokazu Kabeya, kepala strategi global Daiwa Securities.
Adapun imbal hasil obligasi AS jatuh setelah sebuah laporan yang lemah pada produktivitas AS, dengan imbal hasil obligasi 10-tahun turun ke level 1,53 persen dari hari Senin, yang mencapai rekor tertinggi dua minggu sebesar 1,616 persen.
Selain itu, lelang obligasi bank sentral Inggris Inggris gagal memenuhi target pada Selasa lalu, memperlihatkan kelangkaan investor yang bersedia untuk menjual obligasi jangka panjang dengan hasil yang positif. (gir)