"Kejadian banjirnya Terminal 3 adalah kasus yang sangat memprihatinkan, untuk itu YLKI meminta Kemenhub untuk menginvestigasi penyebab banjir dan mengaudit sistem drainase di Terminal 3," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, Senin (15/8).
Menurut dia, insiden tersebut mengindikasikan sistem drainase terminal penumpang megah bernilai Rp7 triliun itu memiliki masalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Wijaya Karya Tbk (Wika) selaku pemimpin konsorsium (KSO) Kawahapejaya Indonesia yang membangun terminal tersebut sebelumnya mengaku akan membuat sodetan untuk mengatasi genangan yang terjadi di area kedatangan Terminal 3.
"Ditargetkan pekerjaan sodetan dan talang tambahan selesai dalam waktu satu minggu," katanya. (gen)