Menurut politisi senior Partai Golkar tersebut, fasilitas baru sudah pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Itulah sebabnya uji coba dilakukan untuk menemukan apa saja kekurangan dari Terminal 3 Ultimate tersebut.
"Di situlah namanya uji coba, mengoperasikan bagian demi bagian untuk mengetahui apa yang sempurna dan belum sempurna," ujarnya, Senin (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aspal yang menutupi wilayah Terminal 3 Ultimate tidak seimbang dengan saluran air yang terletak di bawahnya. Hal itu mengakibatkan saluran tak bisa menampung air dari berbagai penjuru Terminal 3 Ultimate.
Ia menganggap bahwa genangan air di Terminal 3 Ultimate hanya satu dari beberapa kemungkinan masalah yang akan muncul di kemudian hari. Salah satunya jarak dari boarding room ke pesawat.
Untuk bisa meminimalisasi masalah itu, JK mengusulkan, PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola harus melakukan evaluasi serta membuat berbagai standar formal agar kekurangan-kekurangan yang mungkin terjadi di kemudian hari bisa diatasi.
"Catat segala kekurangannya, ini harus disempurnakan dengan mengetahui dulu masalahnya," pungkasnya. (bir)