"Kami akan membangkitkan ekonomi kerakyatan. Salah satu yang didahulukan adalah mengeluarkan 1.500 izin pertambangan rakyat di seluruh Kalimantan Tengah," kata Gubernur Kalteng, H Sugianto seperti dilansir dari kantor berita Antara, Minggu (21/8) malam.
Janji itu disampaikan Sugianto saat kunjungan kerja perdana sekaligus silaturahmi dengan pejabat dan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur. Meski terdengar cukup berat, Sugianto sangat yakin janjinya itu bisa terwujud.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, pertambangan rakyat banyak terdapat di tiap daerah di Kalimantan Tengah. Bahan tambang yang banyak dicari penambang tradisional adalah emas dan pasir zircon yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan sebutan puya.
"Saya minta daerah juga mempersiapkan diri menyambut program ini. Siapkan lokasi-lokasi yang dinilai berpotensi untuk dikeluarkannya izin pertambangan rakyat," jelas Sugianto.
Sugianto juga mengungkapkan rencana investor yang ingin membangun pabrik pengolahan bauksit di Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur. Investasi hilirisasi bauksit dengan nilai sekitar US$1,2 miliar itu membutuhkan lahan 500 hingga 2.000 hektare.
Investasi itu diharapkan terealisasi paling lambat akhir 2019 mendatang. Sugianto mengaku pihak investor sudah sepakat mengalokasikan 70 persen lowongan kerja untuk tenaga kerja lokal, termasuk sekitar 1.000 orang yang akan dilatih secara khusus di China.
"Seharusnya tidak ada masyarakat Kalimantan Tengah yang miskin lagi, karena daerah ini kaya sumber daya alam. Makanya perlu kami evaluasi lagi," kata Sugianto. (antara/gir)