Perseroan akan melakukan penawaran 766 juta saham perdananya atau Initial Public Offering (IPO) pada pekan ketiga September, dengan harga per sahamnya sekitar Rp1.000-Rp1.290.
“Kami ada kebutuhan untuk bayar utang, akan kami gunakan 40 persen dari IPO. Itu untuk membayar 1,4 kali leverage, jadi paling tidak akan kami turunkan jadi 1,2 kali leverage,” kata Rachmat Harsono, Wakil Direktur Utama Aneka Gas Industri, Senin (22/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun 20 persen sisanya, lanjut Rachmat, antara lain akan digunakan untuk belanja operasional dan belanja pegawai.
"Usia ke 100 tahun ini merupakan suatu pembuktian terhadap calon investor bahwa gas industri memiliki prospek yang berkelanjutan," tuturnya.
Masa penawaran umum saham AGI dijadwalkan mulai tanggal 19 hingga 22 September 2016. Sementara, pencatatan saham akan dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir September 2016.
Sementara yang akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, PT RHB Securities Indonesia.
"Gas industri juga menjadi salah satu bahan penopang laju produksi 10 sektor industri yang masuk dalam Rencana Induk Pembangunan industri Nasional (RIPIN) 2015-2035," tuturnya.
Tahun ini, Aneka Gas Industri menargetkan pendapatan sebesar Rp1,8 triliun. Pada paruh pertama, perusahaan baru membukukan pendapatan sebesar Rp800 miliar.