"Kami akan belajar dari negara-negara yang sudah sukses dalam menerapkan E-Voting ini," kata Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari, Selasa (30/8).
Selain tiga negara tersebut, KSEI sudah melakukan penjajakan terlebih dahulu dengan Taiwan. Menurut Friderica, pihak dari Taiwan begitu baik menyambut Indonesia dalam mempelajari sistem E-Voting di negara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, E-voting merupakan sistem pengambilan keputusan melalui elektronik. Nantinya, sistem ini akan diterapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dengan begitu, investor tidak perlu datang langsung dalam pengambilan keputusan saat RUPS tersebut.
Selain itu, rata-rata investor tidak hanya memiliki saham pada satu perusahaan, melainkan beberapa perusahaan. Dengan adanya sistem tersebut, Frederica menilai kemudahan bagi investor akan tercapai.
"Jadi mereka tidak kewalahan juga untuk datang ke RUPS," pungkasnya.
Melalui kunjungan ke berbagai negara, KSEI menargetkan sistem tersebut dapat diterapkan mulai tahun depan.