Keterangan resmi KBRI Beograd, seperti dilansir ANTARA menyebutkan, Presiden Serbia Tomislav Nikolic meresmikan pabrik mi instan milik Indoofood itu di Kota Indjija, sekitar 80 kilometer dari Ibukota Serbia, Beograd, Minggu (4/9).
Pabrik mi instan itu merupakan salah satu bentuk penetrasi pasar non-tradisional yang dilakukan oleh Indofood dengan dukungan penuh dari KBRI Beograd.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik yang dibangun di atas tanah seluas lima hektare (ha) itu memiliki total nilai investasi sebesar 11 juta euro. Kapasitas produksi yang ada saat ini adalah 500.000 kardus/box Indomie tiap bulan dengan distribusi ke seluruh wilayah Eropa.
Perjanjian perdagangan bebas yang dimiliki Serbia dengan berbagai negara di kawasan merupakan salah satu daya tarik yang semakin memperbesar optimisme terhadap suksesnya langkah Indofood di Serbia.
Dukungan penuh baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah di Serbia terhadap Indofood merupakan faktor-faktor yang berperan besar pada investasi ini.
Acara peresmian dimulai dengan penampilan seni tradisional Serbia dan Indonesia. Tim tari KBRI Beograd menampilkan tarian tradisional dari Bali "Kembang Girang" dan tari Betawi "Nendak Ganjen".
Presiden Serbia menyampaikan bahwa dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung keberadaan ivestasi milik pengusaha Indonesia di Serbia sebagai langkah konkrit peningkatan hubungan kerja sama ekonomi kedua negara.
Duta Besar RI Harry R.J. Kandou menekankan bahwa kehadiran Indofood di Serbia merupakan bukti nyata dari inisiatif Indonesia untuk memperkuat hubungan dan kerja sama kedua negara di bidang ekonomi.
Dubes juga menggarisbawahi bahwa KBRI Beograd akan senantiasa memberikan dukungan penuh bagi kalangan bisnis Indonesia dalam menjajaki berbagai peluang bisnis di Serbia dan sebaliknya.
Sebagai perwakilan dari Indofood, Anthony Salim menyampaikan bahwa hubungan kerja sama kedua negara yang semakin erat merupakan suatu landasan bagi suksesnya investasi Indofood di Serbia.
Pengusaha Indonesia tersebut juga mengemukakan bahwa Indofood berharap pabrik ini akan menjadi pintu gerbang bagi Indofood untuk menjangkau pasar di kawasan Eropa. (bir)