Lebih jelasnya, pemegang saham yang tidak melaksanakan rights issue akan kehilangan 6,74 persen kepemilikan atas sahamnya di Jasa Marga.
Direktur Utama Jasa Marga Desy Arryani mengatakan, perusahaan akan menerbitkan rights issue setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang diperkirakan dilaksanakan pada kuartal IV tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan harga Rp500 per lembar saham, perseroan menargetkan dapat meraup dana sebesar Rp1,8 triliun.
Ia menyebutkan, dari Rp1,8 triliun tersebut, terdiri Rp1,25 triliun yang berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan Rp550 miliar dari publik. Melalui pelaksanaan rights issue ini, maka perseroan akan mendapatkan tambahan modal dan menambah kapasitas perseroan untuk mengembangkan usaha.
Dengan panjang tol 37,6 kilometer (km) untuk Pandanaan-Malang, perseroan akan menggelontorkan dana investasi sebesar Rp5,9 triliun.
Sementara, ruas tol Semarang-Batang akan dibangun sepanjang 75 km, sedangkan Cikampek Elevated akan dibangun sepanjang 36,8 km dengan investasi Rp14,13 triliun. (gir/ags)