Proyek yang akan mulai menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar tahun depan adalah pembangunan Kilang Tuban di Jawa Timur.
“Proyek kilang Tuban, peak load instead of pick low tahap satu kami butuh tenaga sebanyak 20 ribu tenaga kerja dan akan menciptakan multiplier effect hingga enam kali lipat,” ujar Direktur Pengolahan Pertamina Rachmad Hardadi, Minggu (18/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 20-25 persen hasil produksi kilang tersebut akan berbentuk bahan baku petrokimia dan 75-80 persen selebihnya berupa bahan bakar minyak (BBM).
Gus Irawan Pasaribu, Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai, revitalisasi kilang yang dilakukan Pertamina secara otomatis akan meningkatkan produktivitas perusahaan. Selain menyerap tenaga kerja yang mengurangi angka pengangguran, produksi kilang akan membuat impor BBM dan petrokimia juga berkurang sehingga bisa menghemat devisa negara.
"Secara gradual jika ini dilakukan maka akan berkontribusi ke pertumbuhan ekonomi dan berkontribusi terhadap stabilitas nilai rupiah. Perekonomian daerah juga bisa terkena multiplier effect tersebut,” kata dia. (gen)