Aksi jual saham Wells Fargo, Citigroup and saham sejumlah bank besar lain mewarnai Wall Street menyusul kekhawatiran investor terhadap kesehatan Deutsche Bank.
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 1,07 persen menjadi 18.143 pada penutupan perdagangan, yang merupakan penurunan paling tajam sejak 13 September 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks sektor keuangan S&P 500 anjlok 1,49 persen setelah Bloomberg melaporkan penarikan dana oleh sejumlah hedge fund dari bank pembiayaan tersebut.
"Cerita Deutsche Bank benar-benar membayang-bayangi pasar modal untuk jangka panjang," ujar Senior Market Strategist di Global Market Advisory Group Peter Kenny seperti dilansir Reuters, Jumat (30/9).
"Dalam beberapa hal, kita berbicara soal ketakutan yang lebih besar terhadap masalah serius perbankan, yang terakhir kali menjadi percakapan saat krisis keuangan," lanjut Kenny.
Aksi jual membuat saham Wells Fargo turun 2,07 persen. Sementara saham Citigroup anjlok 2,28 persen dan JP Morgan kehilangan 1,59 persen.
Sementara di sektor teknologi, saham Apple minus 1,55 persen setelah Barclays memangkas proyeksi harganya. Kejatiuhan saham Apple menjadi faktor terbesar yang membebani Wall Street. (ags)