Kepala Riset First Asia Capital, David Sutyanto menuturkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mengalami koreksi pada hari ini, Jumat (30/9) dengan rentang 5.410-5.470. Hal ini disebabkan meningkatnya resiko pasar saham global tadi malam dan sejumlah pemberitaan terkait bank tersebut yang kurang menggembirakan.
"Perkembangan di bursa global tersebut akan mempengaruhi psikologis pasar pada perdagangan akhir September ini. IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi dan cenderung koreksi, karena pemodal cenderung mengamankan keuntungannya," jelas David.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peluang koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian, apresiasi terhadap rupiah turut memberikan sentimen positif terhadap pola pergerakan IHSG saat ini," terang William dalam risetnya.
Aksi jual saham Wells Fargo, Citigroup and saham sejumlah bank besar lain mewarnai perdagangan saham di AS menyusul kekhawatiran investor terhadap likuiditas Deutsche Bank.
Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 1,07 persen menjadi 18.143 pada penutupan perdagangan, yang merupakan penurunan paling tajam sejak 13 September 2016.
Sementara indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun 0,93 persen ke level 2.151 dan 5.269. (ags)