Direktur Utama BEI Tito Sulistio menyatakan, dalam satu tahun terakhir, saham Antam paling diminati oleh seluruh investor yang ada, yakni 20 persen dari total keseluruhan dan kepemilikan saham atas reksa dana sebesar 60 persen.
“Antam tidak pernah kena suspensi, memenuhi free float, dan sahamnya paling tidak ditransaksikan empat kali dalam sehari. Jadi memang aktif sekali," ungkap Tito, Senin (3/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila dirinci, sepuluh emiten tersebut yakni PT Astra International Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT HM Sampoerna Tbk, PT Matahari Department Store Tbk, PT Pelat Timah Nusantara Tbk, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk, PT PP Properti Tbk, PT Sri Rejeki Isman Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Unilever Indonesia Tbk.
Di samping itu, kriteria selanjutnya yaitu nilai rasio profitabilitas pembanding antara laba bersih perusahaan dengan aset bersihnya alias ekuitasnya (return on equity/ROE).
"ROE ini penilaiannya didasarkan kepada dua hal, pertama nilai ROE berdasarkan laporan keuangan Desember 2015 dan Juni 2016, kedua berdasarkan pertumbuhan ROE selama satu tahun terakhir," pungkas Tito.
Selain itu, secara frekuensi saham pada September 2015 hingga Agustus 2016 mencapai 150 ribu, sedangkan dalam sehari mencapai 25 ribu. (gen)