Namun, lanjutnya, pengaruhnya kemungkinan tidak akan signifikan mengingat periode repatriasi aset dari pelaksanaan amnesti pajak tahap satu diperpanjang hingga 31 Desember 2016. Sementara itu, masa penawaran ORI013 akan ditutup pada 20 Oktober 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa menaikkan permintaan (demand) terhadap instrumen investasi, dan lain sebagainya," tuturnya.
Kendati demikian, pemerintah masih akan melakukan beberapa kali lelang surat utang untuk mengelola portfolio utang yang akan jatuh tempo.
"Kami sudah terbitkan sukuk ritel, saving bond ritel, sukuk tabungan, dan ini terakhir pada tahun ini adalah ORI," pungkasnya.
Dengan kupon yang ditawarkan 6,6 persen per tahun, pemerintah menargetkan pembiayaan sebesar Rp20 triliun dari penerbitan ORI013.
Untuk itu, pemerintah telah menunjuk 18 bank dan enam perusahaan efek sebagai pelaksana emisi.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menetapkan minimum pemesanan ORI013 sebesar Rp5 juta dan maksimum Rp3 miliar, dengan pemesanan kelipatan Rp5 juta.