Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono mengatakan banknya mempunyai komitmen untuk menurunkan bunga kredit ke level digit tunggal.Kebijakan itu akan diikuti dengan penurunan biaya dana (cost of fund).
Sebagai informasi, KPR merupakan produk utama penyaluran kredt BTN yang berkontribusi sebesar 70 persen dari total keseluruhan kredit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ke depannya, Maryono mengatakan BTN masih memiliki ruang untuk menurunkan kembali suku bunga kreditnya dengan kondisi likuiditas perbankan tidak sedang dalam tekanan.
Berdasarkan data Bank Indonesia, hingga Agustus 2016 seluruh perbankan tercatat telah menurunkan suku bunga kredit sebesar 52 basis poin (year to date) menjadi 12,31 persen. Penurunan bunga kredit ini dilakukan karena suku bunga deposito sudah mengalami penurunan bervariasi antara 93 bps sampai 113 bps sepanjang tahun 2016. (ags)