Dalam keterangan tertulisnya, Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan merinci keempat varian obligasi negara yang dilelang, yakni seri SPNS21032017 (reopening), PBS013 (new issuance), PBS014 (new issuance) dan PBS012 (reopening).
Nominal yang dimenangkan pemerintah itu hanya sekitar 65 persen dari total penawaran yang masuk dari para investor, yang mencapai Rp5,42 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu untuk seri PBS013, yang merupakan obligasi bertenor tiga tahun terbitan baru, pemerintah hanya memenangkan Rp1,67 triliun dari total penawaran masuk Rp2 triliun. Yield rata-rata yang diberikan pemerintah kepada pembeli varian obligasi negara ini adalah 6,68 persen.
Terakhir adalah seri PBS012, obligasi bertenor 15 tahun yang diganjar kupon 8,87 persen. Surat utang jangka panjang ini dimenangkan pemerintah hanya Rp670 miliar dari total penawaran masuk Rp1,02 triliun. Adapun yield rata-rata dari obligasi ini adalah 7,5 persen.