Aksi korporasi lembaga keuangan yang berbasis di Toronto, Kanada, tersebut bukan yang pertama kalinya. Pada tahun 2014 lalu, Fairfax Asia mengakuisisi PT Batavia Mitratama Insurance.
Batavia Mitratama Insurance adalah perusahaan asuransi kerugian dari Olympindo Group. Pasca-akuisisi, Fairfax Asia juga menguasai 80 persen saham Batavia dan menyisakan 20 persen kepada Andi Bintoro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami sangat gembira dengan bergabungnya Asuransi Multi Artha Guna dalam keluarga besar Fairfax Asia dan berharap dapat bekerja sama dengan Panin Bank Group dan afiliasinya,” ujarnya, Kamis (6/10).
“Kami yakin, Asuransi Multi Artha Guna akan menjadi asuransi terpilih yang dikenal di Indonesia dengan pelayanan nasabah yang terfokus dan berkelas dunia,” terang dia.
Asuransi Multi Artha Guna merupakan perusahaan asuransi umum yang beroperasi lebih dari 36 tahun di Indonesia. Tahun lalu, Asuransi Multi Artha Guna mencatat premi bruto sebesar US$65 juta dan memiliki kekuatan di segmen ritel.
Fairfax Asia adalah bagian dari Fairfax Financial Holdings Limited dan beroperasi untuk entitas di Asia, seperti Malaysia, India, China, Hong Kong, Singapura, Thailand, Sri Lanka, Vietnam, termasuk Indonesia.
Tahun lalu, Fairfax Asia membukukan pendapatan premi bruto yang belum terkonsolidasi lebih dari US$3 miliar. Athappan mengklaim, Fairfax Asia adalah salah satu perusahaan asuransi non-jiwa terbesar di Asia.