Pembiayaan yang diserap itu kurang dari separuh penawaran investor, yang nilainya mencapai Rp12,76 triliun.
Kelima seri bligasi negara yang dilelang adalah seri SPN03170112; seri SPN12171012; seri FR0061; seri FR0073; dan seri FR0072.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyusul berikutnya obligasi bertenor 15 tahun, seri FR0073, dengan total penawaran masuk Rp3,57 triliun. Untuk seri ini, nominal pembiayaan yang diserap pemerintah sebesar Rp1,8 triliun dengan yield rata-rata 7,38 persen.
Sementara untuk seri SPN12171012 (12 bulan) dan FR0072 (20 tahun), masing-masing penawaran yang masuk sebesar Rp1,6 triliun. Sedangkan nominal yang dimenangkan pemerintah untuk masing-masing seri sebesar Rp900 miliar dan Rp1,05 triliun.
Sementara untuk Selasa pekan depan, 18 Oktober 2016, pemerintah akan kembali melelang empat seri obligasi syariah atau sukuk negara dengan beragam tenor. Keempat sukuk negara yang akan dilelang adalah seri SPN-S 19042017 (enam bulan); PBS013 (tiga tahun); PBS014 (lima tahun); dan PBS012 (15 tahun). Dalam lelang sukuk mendatang, pemerintah menargetkan pembiayaan sebesar Rp3 triliun. (ags)