Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan, percepatan investasi di sektor pariwisata akan melanjutkan fokus pembangunan pemerintah usai menggalakkan pengembangan sektor infrastruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan fokus investasi baru tertuju pada sektor pariwisata, Thomas berharap bisa menjadi amunisi tambahan bagi Indonesia untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
Tak hanya soal nilai investasi dan persebaran sektor investasi, Mantan Menteri Perdagangan itu juga menilai, negara harus melihat dampak lanjutan dari pertumbuhan investasi di sektor pariwisata.
"Ada investasi yang nilainya puluhan triliun di sektor manufaktur dan industri padat karya tapi hanya mencetak sekian ratus tenaga kerja. Sementara kalau kita kembangkan pariwisata, nilainya hanya miliaran tapi menciptakan ribuan tenaga kerja," jelas Tom.
Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman mengungkapkan, kementeriannya siap diajak bersinergi dengan BKPM untuk menjaring dan mengolah investasi di sektor pariwisata.
"Kami sudah sepakat, antara Kementerian Pariwisata dengan BKPM untuk menjadikan BKPM sebagai pemimpin investasi. Tentu, kami dukung dengan memberikan data-data pariwisata potensial untuk dibawa ke investor," kata Dadang.
BKPM mencatat, realisasi investasi pada semester I 2016 mencapai Rp298,1 triliun atau setengah dari target penanaman modal sampai akhir tahun yang dipatok sebesar Rp594,8 triliun. (ags/gen)