Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) berjangka diperdagangkan di angka US$50,03 per barel, atau lebih rendah US$0,32 per barel dibanding level sebelumnya. Pelaku pasar menyebut, menurunnya harga minyak disebabkan oleh bertambahnya aktivitas produksi di AS.
Menurut laporan penyedia jasa perminyakan, Baker Hughes, terdapat empat pengeboran tambahan di AS selama sepekan kemarin. Ini merupakan pekan ke-16 di mana produsen tidak memangkas produksi, sehingga ada kemungkinan produksi akan bertambah di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku pasar mengatakan, perubahan ini disebabkan oleh produksi OPEC pada bulan September yang menyentuh angka 33,6 juta barel per hari di bulan September lalu. Hal ini menyebabkan suplai minyak mentah akan terjaga selama beberapa waktu ke depan.
Kendati demikian, analis masih menunggu kesepakatan OPEC untuk memangkas produksi pada 30 November mendatang. "Dengan masuknya anggota non-OPEC, Rusia, untuk ikut di dalam kesepakatan, investor setidaknya tidak terlalu pesimistis," ujar ANZ bank. (gir/ags)