Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Hadi Purnomo mengatakan bank-bank pemberi fasilitas tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, The Bank of Tokyo-Mitsubishi Ltd, PT Sarana Multi Infrastruktur, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan-Bangka Belitung serta PT Bank Jabar Banten Tbk.
“Adapun fasilitas pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha utama Waskita,” ujarnya dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu (19/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Waskita Karya memberikan pinjaman kepada anak usahanya di bidang pembangunan jalan tol, PT Waskita Toll Road sebesar Rp179 miliar untuk setoran modal dan kegiatan operasional.
Sampai Juli 2016, nilai kontrak baru yang dikantongi Waskita mencapai Rp45,6 triliun. Angka tersebut mencapai 69,1 persen dari target nilai kontrak baru 2016 sebesar Rp66 triliun. Perusahaan sendiri membutuhkan pembiayaan sebesar Rp100 triliun hingga 2018 untuk membangun sejumlah proyek jalan tol di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Dengan begitu, total aset Waskita dapat mencapai Rp80 triliun hingga akhir 2018. (gir/gen)