Harga minyak Brent LCOc1 tercatat turun 0,4 persen menjadi U$51,59 per barel pada perdagangan pagi ini, Senin (24/10). Sementara harga minyak acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate juga turun dengan persentase yang sama menjadi U$50,63 per barel.
Reuters melansir, penurunan harga disebabkan oleh pernyataan manajemen badan usaha milik negara (BUMN) pemasaran minyak Irak yang tidak bersedia ikut serta dalam kesepakatan pemangkasan produksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Al-Amri mencatat saat ini total produksi minyak Irak mencapai 4,77 juta barel per hari (bph), dengan jumlah ekspor sebanyak 3,87 juta bph.
Analis komoditas ANZ bank menilai, kesepakatan pemangkasan produksi untuk meningkatkan harga minyak dunia bakal sulit dijalankan jika Irak tidak mendukung hal tersebut. Pasalnya, Irak merupakan negara produsen minyak terbesar di dunia setelah Arab Saudi.
“Pernyataan Irak yang tidak akan bergabung dalam kesepakatan pemangkasan produksi berpengaruh besar pada harga minyak pekan ini,” demikian riset ANZ yang dirilis Senin (24/10) ini. (gen)