"Secara historis, aksi demostrasi tidak terlalu berpengaruh. Pancasila dalam diri masyarakat cukup kuat, kalau ada keributan itu hanya sesaat. Dan itu tidak pengaruhi Bursa," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio, Kamis (3/11) dikutip dari Antara.
Menurut dia, salah satu hal yang mempengaruhi industri pasar modal yakni kegiatan bisnis, baik dari dalam negeri maupun global. Bahkan, pengaruh politik pun relatif kecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, menurut Tito Sulistio, yang menjadi harapan investor adalah peningkatan peringkat utang Indonesia menjadi layak investasi atau invesment grade dari lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P).
Menurut dia, belum dinaikkannya peringkat Indonesia masih menjadi salah satu penahan bagi beberapa perusahaan manajer investasi dunia untuk masuk ke Indonesia, khususnya saham.
Sebelumnya, Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir ini pelaku pasar asing mulai melakukan aksi beli saham. Diharapkan, demonstrasi hari ini berjalan kondusif sehingga tidak mempengaruhi psikologis investor. (ags)