Pada penutupan sesi pertama hari ini, Rabu (9/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hingga 112,48 poin atau 2,05 persen ke level 5.358, setelah bergerak di antara 5.358-5.491.
Tidak hanya IHSG, di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah juga melemah hingga pukul 12.07 WIB ke Rp13.246 per dolar AS atau turun 162 poin (1,24 persen).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis Mega Capital Danny Eugene menyatakan, turunnya bursa saham Wall Street dan IHSG tersebut disebabkan keunggulan sementara Trump atas calon presiden Partai Demokrat Hillary Clinton. Danny memprediksi, potensi kemenangan Trump terbuka lebar.
Hal ini tentu akan membuat bursa saham global terkoreksi, begitu juga dengan IHSG. Namun, kemungkinan koreksi ini hanya terjadi paling lama satu minggu karena sifatnya jangka pendek.
"Kalau Trump langsung terkoreksi memang, karena kebijakannya yang sulit ditebak, tapi ini hanya sesaat kok, nanti akan kembali ke fundamental negara itu sendiri," jelas dia. (bir/gen)