Juru Bicara Departemen Humas Singapore Airlines Glory Henriette mengungkapkan, perusahan penerbangan tersebut harus mengurangi lima penerbangan dalam sepekan, karena adanya pekerjaan pemeliharaan landasan pacu di Bandara internasional Soekarno Hatta.
"Kelima penerbangan dari Singapura ke Jakarta yang dikurangi adalah SQ962 dan SQ963 pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Sabtu," ujarnya, seperti dilansir ANTARA, Senin (21/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini semata-mata karena overlay (pelapisan), mau tidak mau kami antisipasi dengan mengurangi penerbangan," imbuhnya.
Budi menjelaskan, saat ini, memang tengah dilakukan perbaikan landasan pacu di tiga bandara besar, yaitu Soekarno-Hatta Tangerang, Juanda Surabaya dan Ngurah Rai Bali. Upaya ini dilakukan agar lebih banyak pesawat berbadan lebar (wide body) bisa mendarat di kemudian hari.
"Kami tahu sekarang ini Surabaya dan Bali banyak pesawat kecil (narrow body). Ini tidak produktif. Kami harapkan penerbangan melakukan konsolidasi menggunakan pesawat berbadan lebar," tutur Budi.
Karena itu, ia mendorong agar penerbangan dari dan ke luar negeri juga menggunakan pesawat berbadan lebar untuk menambah kapasitas ruang udara. "Ruang udara sangat dibutuhkan, sementara suplai (ketersediaan) kita terbatas," katanya.
Direktur Operasi dan Teknik PT Angkasa Pura II Djoko Murdjatmodjo mengatakan, saat ini, tengah dilakukan pengerjaan perbaikan landasan pacu Utara Bandara Soekarno-Hatta, yaitu pengerasan lapisan bawah.
"Overlay (pelapisan) sudah proses, tapi penggelaran aspalnya belum karena tahapannya itu perkerasan dahulu harus diperbaiki bagian bawahnya kira-kira akhir Januari atau Februari baru digelar aspalnya," ucapnya.
Di sisi lain, Djoko bilang, pihaknya harus mengatur penerbangan di landasan pacu Selatan, namun saat ini juga tengah dilakukan pembersihan karet (rubber deposit). "Artinya, kami harus bermain (mengatur) di sini karena landan pacu utara tidak bisa ditutup," tegas dia.
Djoko menambahkan perbaikan landasan pacu Utara dilakukan pada waktu-waktu yang dinilai sepi, yaitu pukul 22.00-05.00 WIB dan akan bertahap dilakukan juga pada landasan pacu Selatan.
"Perbaikan ini harus dilakukan karena usia landasan pacu kita sudah sangat tua, sudah 30 tahun," pungkasnya. (bir/gen)